Kenapa Sirius?


1.      Aku adalah Shinning Star In The Dark Side. Setidaknya, ‘Psikiater’ku berkata seperti itu. Psikiater? Ya, aku dulu mengidap sindrom stop moving alias berhenti bergerak (entah sindrom macam itu memang ada atau tidak). Maksudnya, aku tidak mau belajar, menghafal, berbicara yang tidak sangat perlu dsb. Dingin dan mengerikan (itu kata mereka, tapi aku tidak merasa seperti itu, woles saja.).
Hanya membaca, menulis, berfikir, dan bermain air. Aneh. Tapi, tiba-tiba saja dia datang, membuatku berbicara begitu saja dengannya. Sepertinya ia menghipnotisku. Mengajariku berbagi, bercerita. Stop! Lebih panjang aku menulis tentangnya lebih GR-lah ia. Psikiaterku berkata seperti itu, aku bagai bintang di sisi yang gelap.
2.       Semakin lama, ku kira menjadi bintang yang bersinar terkadang dikalahkan oleh gelapnya malam. Jadilah aku ingin menjadi bintang yang paling terang, Sirius. Sirius itu bintang paling terang yang ada di Galaksi Bima Sakti. Ada Sirius A dan Sirius B. Keduanya saling mengelilingi satu sama lain. Partner yang hebat. Seirios itu nama lain dari Sirius.
3.       Langit berarti tempat Sirius berputar, entah kemana, mengitari Sirius lain. Tempat Ia berpendar hingga terlihat di bumi. Terpantul ke mataku. Melesat menuju otak dan Boom!! Menyihirku. Aku ingin menjadi bintang yang paling terang dalam segelap apapun langit. Tetap menjadi yang paling terang saat langit berpendar-pendar oleh cahaya bintang lain.
4.        Seandainya aku benar-benar Sirius, ingin sekali aku menggantikan bulan yang hanya meminjam cahaya dari ‘bintang kecil’, matahari. Tapi ku tahu, bumi pasti terbakar jika aku berada di posisi bulan. Tidak! Aku menyinari, tidak membakar.
.’.    Langit Seirios adalah tempat Sang Sirius, aku, menyinari bumi tercinta ini dengan menuliskan trilyunan cahaya. =D.
        Dan satu lagi, sepertinya aku akan menjadikan psikiater,yang bisa menjelma menjadi ibu, saudara, teman , kakak, entah apapun itu, menjadi partner siriusku. Aku Sirius A dan dia Sirius B. Keep Shinning...!

Komentar

  1. ehm..ehm.. so unexpected.. May Allah gives you more streght to shine..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waris, Ali, dan Tembok Dapur

Cinta Pertamaku Itu

ROMANTISME