Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2015

Peri Gigi

                Jika kugambarkan tentang ini, kau pasti sangat ingin menjadi gigi J . Karna gigi adalah peri. Peri terbaik yang pernah ada. Kehilangan satu saja akan sangat merepotkan, karena peri membantu banyak hal. Bahkan hanya jika satu peri itu sakit, hidupmu seperti akan berhenti. Orang bilang, lebih baik sakit hati daripada sakit gigi. Ya, karna gigi adalah peri.                 Saat kecil, menanti tumbuhnya gigi itu seperti menanti tumbuhnya peri-peri kecil. Kemudian, bahkan sebelum peri-peri itu tubuh sempurna, kau sudah menyuruh mereka membantu banyak hal.                 Hingga sang peri tumbuh sempurna dengan cantiknya

Count On Me

If you ever find your self stuck in the middle of the sea I’ll sail the world.... to find you if you ever find yourself lost in the dark and you can’t see I’ll be the light...  to guide you Find out what we’re made of

?

Ada seseorang yang datang. Menyampaikan hal yang bahkan tak pernah terpikirkan. "... Bolehkah?" Sungguh, bukan karena kau baik atau tidak. Bukan karena cerita yang kau bawa, segala yang ada pada dirimu terlihat baik, tapi ia benar-benar tidak tahu apa yang harus dipertimbangkan. Apa yang harus di pikirkan.              Memang, segalanya berbeda di sini.

Abi.. :)

16 tahun lalu. Detik pertama melihat cahaya. Detik pertama mendengar azan yang dikumandangkan di telingaku. Hingga 2 tahun kemudian, tuhan memberi teman untukku. Lalu aku berumur empat dan adikku dua. Mungkin. Abi mengantarku ke sekolah sekolah yang harus ku masuki. Mengatakan baik dan buruk. Membiarkan memilih. Abi yang selalu memberi pilihan, tapi mengarahkan untuk memilih salah satunya. Hmm… aku yang faham, sebenarnya tidak ada pilihan. Abi selalu berhasil.