Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Untuk Tuhannya Maryam Yang Maha Kuasa

Maryam yang Kau titipkan padaku itu Biarkan aku mencintainya dengan sangat Merawatnya dengan baik Biarkan dia mengenalMu lewat aku Agar teruntai doa doa nya untukku Sebagai penyambung amalku yang tak cukup Maryam yang Kau titipkan padaku itu Biarkan ia menjadi maryam milik imran Shalihah, kuat, cerdas, Kau berkahi seutuhnya Mengalir padanya setiap kebaikan milik Isa Maryam yang Kau titipkan padaku itu Boleh aku meminjamnya lama?

Terimakasih, Nun

Gambar
Nun,  terimakasih sudah percaya. Maafkan aku yang putus asa berkali-kali Aku tahu maryamku sungguh kuat. Ajari aku, nun. Esok, esok, esoknya lagi. (فَلَمَّا وَضَعَتۡهَا قَالَتۡ رَبِّ إِنِّی وَضَعۡتُهَاۤ أُنثَىٰ وَٱللَّهُ أَعۡلَمُ بِمَا وَضَعَتۡ وَلَیۡسَ ٱلذَّكَرُ كَٱلۡأُنثَىٰۖ وَإِنِّی سَمَّیۡتُهَا مَرۡیَمَ وَإِنِّیۤ أُعِیذُهَا بِكَ وَذُرِّیَّتَهَا مِنَ ٱلشَّیۡطَـٰنِ ٱلرَّجِیمِ) Ali imran : 36

Jangan, nun

Gambar
Jangan gantung aku, nun. Karena aku sudah terlanjur sayang. Apa karena aku menyambutmu dengan ragu? Lalu kau ragu pula menemuiku? Tapi kita sudah janji bertemu sejak dua minggu lalu... Atau hanya aku...? Kata kakak kau menunggu wahyu. Maka ku ketuk Pemberi wahyu. Belum dijawab, nun. Atau aku yang tak faham...? Nun,  jangan gantung aku. Sungguh. Karena kakak yang pemberani itu mulai takut. Lalu bagaimana denganku? Nun, kami sudah rindu. Apa kau sungguh ragu?