Jangan, nun



Jangan gantung aku, nun. Karena aku sudah terlanjur sayang. Apa karena aku menyambutmu dengan ragu? Lalu kau ragu pula menemuiku? Tapi kita sudah janji bertemu sejak dua minggu lalu...
Atau hanya aku...?

Kata kakak kau menunggu wahyu. Maka ku ketuk Pemberi wahyu. Belum dijawab, nun.
Atau aku yang tak faham...?

Nun,  jangan gantung aku. Sungguh. Karena kakak yang pemberani itu mulai takut. Lalu bagaimana denganku?

Nun, kami sudah rindu. Apa kau sungguh ragu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waris, Ali, dan Tembok Dapur

Cinta Pertamaku Itu

ROMANTISME