Seperti mendoan
Banyak yang berubah dalam pergantian tahun ini. Tak akan kuceritakan awal mulanya. Terlalu panjang. Terlalu memakai hati. Nanti tak jadi menulis. Intinya aku melompat fase. Faseku yg dua bulan lalu masih ditemani mengambil makan. Baju yg "tercucikan". Membantu mengupas bawang. Merengek minta ditemani salim dengan tamu. Segalanya terlalu cepat. Saking cepatnya tak berasa. Terharunya umi, sedih bahagianya abi, cemburunya faza, tidak enaknya zaky, sebalnya kawan2 baik. Tak ada. Aku bingung dengan banyaknya rasa. Kuhantam keluar. Tak kupersilakan masuk. Biarkan saja, pikirku. Daripada menghadapi banyak pertanyaan dengan tegang. Dipagi ini, aku tertidur setelah bangun. Sedikit meregangkan kaki yg kesemutan dalam sujud panjang yg menghilangkan rezeki pagi. Belanja daun singkong. Kuturuti ibu2 hari kemarin. "daun singkong disini 2000." kenapa memangnya bu? "harusn...