Postingan

Menampilkan postingan dari 2017

My love-westlife _blue last story_

Gambar
And empty street And empty house A hole inside my heart I'm all alone The rooms are getting smaller I wonder how I wonder why I wonder where they are The days we had The song we sang together And all my love I'm holding on forever Reaching for the love that seems so far So I say a little prayer And hope my dream will take me there Where the skies are blue to see you once again my love Overseas from coast to coast To find a place I love the most Where the field are green To see you once again My love I try to read I go to work I'm laughing with my friend But I can't stop to keep my self from thinking To hold you in my arm To promise you my love To tell you from my heart You are all I'm thinking of I'm reaching for the love that seems so far ---- Biru, ini cerita terakhir. aku berjanji tidak akan menulis lagi. hanya entah bisa kutepati atau tidak. kau tahu betapa tidak konsistennya aku soal ini. Ada seorang anak nakal. seena...

Ada Tak Ada

Gambar
Hmmm.... Hmmm.... Hmmm.... Ada yang tak ada di kata. Seperti hilang yang bukan hilang Seperti marah yang bukan marah Seperti sedih yang bukan sedih Seperti kecewa yang bukan kecewa Seperti tak ingin yang bukan tak mau Lalu ku sebut entah padahal bukan entah Lalu ku bilang tak tau padahal ku mengerti Lalu ku diam padahal ku teriak Apa guna kata jika maksudku bukan begitu? Hmmm... Sendirilah ku diam. Tak suka orang-orang. Terlalu banyak. Terlalu susah. Hmmm... Yang mengerti tanpa kata. Yang mengerti dengan mata. Yang mengerti dengan hati. Dia hilang. Hilang yang benar hilang. Hanya pada ini kata benar. Fathimah musthofa, surabaya 14 oktober 2017

Mbah putri

malam mbah, malam mu yang masih soreku padahal ku ingin malam saja Tidur bersama dan tak pagi lagi Bukan menunggu detik detik lambat matahari ku tak turun, terpahat malam mbah, malam mu yang masih soreku kalau boleh kubunuh hari biar aku menyusul jiwamu damai di pelukan tanah harum ibu Bukan lautan gelap tanpa aku malam mbah, soreku tak kunjung habis air mata ku lelah menunggu perjalanan masih jauh tanpa mu ku adukan pada tuhan di rumahnya berat mbah, sedih marah tak bisa menangis malam mbah, malam.... malam.... matahariku jatuh di lautan gelap bersamamu kita ulang pagi dengan rambut hitam jelagamu Mbah kakung Fathimahmusthofa , surabaya 2017

Shadow (austin)

Gambar
You walk into the room So perfect but unaware Making me stop and stare Every time I heard he broke your heart Can I just fix you girl? Show you a different world?

Kalau kau panggil aku

kalau Kau panggil aku hari ini kukatakan aku cinta. sekalipun dalam riuh keluh atau enteng berkata lupa Aku cinta

Surat Cinta Tentang Pelangi

Gambar
Hai pelangi. Salam kenal. Aku gadis kecil yang tidak tumbuh besar. Aku mengenalmu dari luasnya Langit biru sebagai senyum Langit Biru. Aku ingin menulisnya kemarin, tapi cuaca sedang buruk. Aku takut tidak bisa mengirimkannya dengan baik.

surat kecil untuk kawan kecil :)

Gambar
Nak , Aku pernah bercerita soal pohon apel yang disayang dan tidak,  ingat? Ada nenek penyayang dan nenek pelupa. Mereka berdua hidup di tempat yang tinggi dan indah. Mereka mempunyai pohon apel di depan rumah mereka. Nenek penyayang memperlalukan pohon apel seperti anak nya sendiri. Dia siram setiap hari, dia cabut rumput liar disekitar nya,  dia beri pupuk yang banyak agar lekas tumbuh besar. Sementara itu,  apa yang dilakukan si nenek pelupa?  Ia selalu asyik membaca buku di samping jendela. Ia menyiram pohon apel sambil membaca buku. Ia ceritakan masa mudanya pada pohon apel. Ia biarkan rumput tumbuh disekitar pohon apel, ''agar kau punya kawan'' katanya.  Pohon apel sebal dengan nenek pelupa.  hari berganti  dan tibalah musim gugur. Nenek penyayang dengan tekun menyiram pohon apelnya. Pohon apel suka sekali dengan nenek penyayang. Daun-daunnya hanya gugur sedikit dan ia merasa cukup makanan. Sementara pohon apel milik nenek pelupa? ...

The Show

I'm just a little bit caught in the middle Life is a maze and love is a riddle I don't know where to go  I can't do it alone I've tried And I don't know why Slow it down Make it stop-- Or else my heart is going to pop 'Cause it's too much Yeah, it's a lot To be something I'm not I'm a fool Out of love 'Cause I just can't get enough Coro: I'm just a little bit caught in the middle Life is a maze and love is a riddle I don't know where to go I can't do it alone I've tried And I don't know why I am just a little girl lost in the moment I'm so scared but I don't show it I can't figure it out It's bringing me down I know I've got to let it go And just enjoy the show The sun is hot In the sky Just like a giant spotlight The people follow the signs And synchronize in time It's a joke Nobody knows They've got a ticket to that show #pemalu:)

Biru

Gambar
Biru, sore ini aku berkunjung, setelah sekian lama. Menjemput adik kecil. Tapi tak ada kau. Kuedarkan pandangan. Bisa saja kau terselip diantara rerumputan atau bersembunyi di antara dedaunan. Oh, mungkin saja kau terbang di atas langit biru. Agar tak terlihat birumu. Tidak mungkin, langit mendung. Biru, beri aku selamat. Hatiku tidak biru lagi. ada motor birumu disana. aku hanya tersenyum. Dulu, aku begitu ya :) sibuk dengan indahnya hari-hari biru. sibuk dengan sedihnya hari-hari biru. Ah... jangan ceritakan ini pada si kentut manapun. dia pasti berkata, "tentu saja tidak biru lagi. hatinya sudah semanis coklat, bukan?" Dasar tukang suudhan! Jujur saja, dalam perjalanan, yang kubayangkan adalah gadis kecil yang berlari. tertawa, pandai becerita. memanggilku siapa? kakak? ama? nyatanya hanya motor birumu yang menyapaku sore tadi. :) Aku akan bersiap biru. Menjalani hari-hari penuh liku. Tidak hanya berisi warna biru. Ada merah, hijau, merah muda? hitam juga. putih? sem...

Maaf, Bagaimana Aku Harus...?

hari itu akan ujian. aku masih ingat. pertama kali ada yang menyapa. "hai, bolehkah ?" :-) lalu, sekarang jariku berhenti. lupa. Dia datang dengan baik. menyapa dengan agak baik. tetapi kembali padanya dengan tidak baik. Hari ini dia datang lagi. Menyiapkan amunisi yang jauh lebih baik. Dan tepat mengenai sasaran dengan luar biasa baik. Lalu... hal terbaik apa yang bisa ku kembalikan? Kupikir akan mudah. Untuk sedetik kemudian hal hal sulit datang memenuhi otakku, tiba-tiba. Ku pikir akan baik-baik saja. Untuk kemudian hal hal berat datang meminta pertimbangan. Apa yang membuatmu menyapa hari itu? sementara kau dan aku jaauh berbeda. Dalam segala hal. Dia pikir aku sudah bisa bangun, berdiri, dan berlari dengan baik. haish... ku tanya lagi, apa yang membuatmu datang menyapa?! maaf, biarkan aku berpikir. mungkin akan lama. :-(

See You Again

It’s been a long day without you, my friend Telah lama kulalui hari-hari tanpamu,kawan And I’ll tell you all about it when I see you again Dan aku kan menceritakan semua ini ketika aku bertemu denganmu lagi We’ve come a long way from where we began Kita telah berjalan jauh dari tempat kita memulai Oh, I’ll tell you all about it when I see you again Oh, aku akan menceritakan semua ini ketika aku bertemu denganmu lagi When I see you again Ketika aku bertemu denganmu lagi Why’d you have to leave so soon? Kenapa kau harus pergi secepat ini ? Why’d you have to go? Kenapa kau harus pergi ? Why’d you have to leave me Kenapa kau meninggalkanku when I needed you the most? Ketika aku masih sangat membutuhkanmu ? ‘Cause I don’t really know how to tell you Karena aku benar-benar tak tahu bagaimana cara memberitahumu Without feeling much worse Tanpa harus merasa terpuruk I know you’re in a better place Aku tahu kini kau di tempat yang lebih baik But it’s always gonna hurt Tetapi itu akan selalu ...

jelek

bagaimana aku bisa pergi dengan baik, jika keluar dari kamarmu saja sudah rindu? memaksa sekali untuk tetap melangkah. pada akhirnya aku menangis di bus, di terminal, di rumah. cincin talimu lepas tadi malam. aku ngelabang di terminal. jadinya jelek. aku ngga bisa. sepi, nak disini. ngga ada kawan. aku ngopi banyak film tapi ngga suka. siapa yang mau ikutan nonton? ngga enak sendirian. ada lagu jug ngga mau. dengar-dengarnya nganggur satu. aku ngga mau pake dua. disini ada bintang layang-layang tapi aku maunya bintang merah jelekmu. ngga ada yang mau di pencet bintangnya. kamu ngasih bintang yang ngga bisa di pencet-pencet. jelek. gantunganmu menakutkan. aku ngga suka. tulisanmu, suratmu jelek semua. ketauan ummi nangis. malu. ada tetangga belum salim. kata ibu ngga boleh terlalu dekat nanti bersedih? tapi aku butuh yang dekat buat pengangan, buat kembali, buat menangis, buat tertawa. nyatanya aku bahkan ngga punya ekspresi sekalipun sama kawan. keluarga. aku pernah bilang, rumah...

Bagaimana rasanya pergi?

Gambar
Sejak dulu, aku tak pernah berkawan dengan pergi. Bagaimana rasanya menuju tempat yang tak biasa? harus merapal ulang kata untuk menyapa. Merangkai lagi kenyamanan yang tertinggal. Menunggu kepergian hampa. Bagaimana jika aku lelah dan ingin kembali? sementara ruang dan waktu yang ku ingin sudah habis kulalui. Lalu kau menangis padahal kau menghemat air matamu. Lalu kau tidak merespon padahal kau.. entahlah. Lalu bagaimana aku bisa pergi dengan baik? Lalu hidup dengan baik. Lalu bertemu kau lagi jauh lebih baik. Pada akhirnya aku juga menangis. sekalipun menang taruhan denganmu, siapa yang menangis duluan. Huh, taruhan untuk menutupi pedih. boleh aku meminta senyummu sebelum pergi? meminta genggam tangan agar aku kuat? meminta tatap mata bersahabat agar aku baik baik saja? aku tahu disana jahat, berat. Sementara kau tak ada. Pada siapa aku harus datang tanpa kata untuk kemudian aku menangis? Aku tidak ingin pergi, sungguh. sementara ruang dan waktu tak mengijinkanku untuk tinggal...