Mbah putri

malam mbah, malam mu yang masih soreku
padahal ku ingin malam saja
Tidur bersama dan tak pagi lagi
Bukan menunggu detik detik lambat
matahari ku tak turun, terpahat

malam mbah, malam mu yang masih soreku
kalau boleh kubunuh hari
biar aku menyusul jiwamu
damai di pelukan tanah harum ibu
Bukan lautan gelap tanpa aku

malam mbah, soreku tak kunjung habis
air mata ku lelah menunggu
perjalanan masih jauh tanpa mu
ku adukan pada tuhan di rumahnya
berat mbah, sedih marah tak bisa menangis

malam mbah, malam.... malam....
matahariku jatuh
di lautan gelap bersamamu
kita ulang pagi dengan rambut hitam jelagamu

Mbah kakung

Fathimahmusthofa , surabaya 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waris, Ali, dan Tembok Dapur

Cinta Pertamaku Itu

ROMANTISME