Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2022

Hadiah

Mungkin rasanya aneh ya, tapi aku sungguh-sungguh. Kamu adalah salah satu lompatan pencapaian dalam hidupku. Aku yang berkutat dengan diriku sendiri berhasil membersamaimu yang walaupun udah bagus dari sananya adalah prestasi besar. Dalam keadaan hamil, bareng nun, dan LDR, rasa-rasanya tiap selesai dapat respon materi aku selalu bertanya-tanya "ini respon baik apa bukan ya? " "gimana caranya tau soal ini dr dia ya" "gimana caranya ngerubah framing soal ini di kepalanya ya" Lalu kamu bilang iya di setiap fasenya🥺🥺 aku terharu, pengen ketawa, sedih juga. Betapa kemampuan yang harusnya normal dimiliki "pengemban dakwah" sejak belajar kitab-kitab yang masih tipis itu baru bisa ku lakukan sekarang. Tapi berkat kamu aku bisa lompat ke fase berikutnya, ternyata tambah berat ya wkwkw😂 Makasih ya cindy, untuk kenangan manisnya. Aku emang norak banget, ga bisa berterimakasih langsung, karena aku yang terbiasa muka batu ini lemah terhadap perasaan-peras...

Maryam 7 september 2022

 Makan habis di lorong toko,  🧕wah, habis makannya pinter. Kata mbahyut kung habisin sampe nasinya ga ada, bersih. Itu kak ada dua nasi 👧🏻ohiya heheh 👧🏻 mi,  mbahyut kung sudah meninggal?  🧕 iya sudah 👧🏻 kembali kepada Allah? Tidak jadi hantu?  🧕 wkwk iyaaa, kata siapa jadi hantu?  👧🏻 kenapa kembali kepada Allah?  🧕 karena sudah selesai di dunia, jadi kembali kepada Allah. Dimasukkan surga 👧🏻 umi kalo meninggal juga kembali kepada Allah?  Iyaaa Uti juga?  Iyaaa Abi juga?  Iyaaa Mbahyut juga?  Iyaaa Orang beli2 juga?  Iyaaaa😫 Barakallahu ❤️❤️

Berat ya...

 Berat ya Kok bisa banget orang hidup kuat. Aku melawan diri sendiri aja susah. mengejar ketertinggalan, belajar hal baru, menyembuhkan luka, menyelesaikan masalah, DALAM WAKTU YANG SAMA.  orang kok bisaaa? mengusahakan diri untuk stay positive juga bukan hal yang gampang. Setelan default reaksi awalku terhadap hal yang "tidak menyenangkan" ya marah, mengeluh. Walaupun sekian detik kemudian, bisa sekian hari atau sekian minggu kemudian istighfar ..... "dengan berat".  Kita pada akhirnya berlomba dengan diri kita sendiri. Tapi standar di atas sana bikin sesak nafas di setiap langkah. Ya Allah, tolonglah, bantu hambaMu yang susah ngapa-ngapain ini...