Hadiah
Mungkin rasanya aneh ya, tapi aku sungguh-sungguh. Kamu adalah salah satu lompatan pencapaian dalam hidupku. Aku yang berkutat dengan diriku sendiri berhasil membersamaimu yang walaupun udah bagus dari sananya adalah prestasi besar. Dalam keadaan hamil, bareng nun, dan LDR, rasa-rasanya tiap selesai dapat respon materi aku selalu bertanya-tanya "ini respon baik apa bukan ya? " "gimana caranya tau soal ini dr dia ya" "gimana caranya ngerubah framing soal ini di kepalanya ya"
Lalu kamu bilang iya di setiap fasenya🥺🥺 aku terharu, pengen ketawa, sedih juga. Betapa kemampuan yang harusnya normal dimiliki "pengemban dakwah" sejak belajar kitab-kitab yang masih tipis itu baru bisa ku lakukan sekarang. Tapi berkat kamu aku bisa lompat ke fase berikutnya, ternyata tambah berat ya wkwkw😂
Makasih ya cindy, untuk kenangan manisnya. Aku emang norak banget, ga bisa berterimakasih langsung, karena aku yang terbiasa muka batu ini lemah terhadap perasaan-perasan yang terlalu besarðŸ˜
Terimakasih sudah kembali menyadarkan aku bahwa kita memang sedang mengalahkan diri sendiri, ga perlu banding membandingkan dengan orang lain yang memulai di tempat yang tidak sama. Pun tidak bisa merasa diri lebih baik, karena aku memulai jauh lebih dulu.
Semoga di sana baik semua, kamu baik, tempatnya baik, menjadi orang yang jauuh lebih baik,
sampai ketemu lagi di sini❤️
Komentar
Posting Komentar