Hujan



Kau mau mengancamku?
Dengan dingin dan bisu?

Ha.. di seberang sana ada kawan
ku datangi kau, hujan, ditengah malam
Merengkuh dingin, Menatap tetes, pasrah pada guyuran

Lihatlah!
Aku tertawa dalam dirimu
Dalam dingin dan basahmu
Kupejamkan mata merentangkan tangan
Mendengar seluruh tetesmu sebagai kedamaian

Kau mau mengancamku lagi hujan?
silakan saja
aku sedang sehat. Aku punya kawan-kawan
tak peduli tengah malam. Tak peduli pekan depan ujian

Fathimah Musthofa, Probolinggo 2016

dalam kenangan : kau ingat hujan-hujan di tengah malam?
pukul 10.30 - 11.30
tanggal berapa? 24 november?
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Waris, Ali, dan Tembok Dapur

Cinta Pertamaku Itu

ROMANTISME