Pelangi :)
Aku melompat di antara bintang-bintang. Mencoba menjauh dari
tempat paling mengerikan yang pernah kudatangi, BUMI.
Aku berhenti di atas bintang yang paling terang,
merentangkan tanganku, dan memejamkan mata. Andai aku bisa seperti ini,
selamanya..
Tiba-tiba bintang itu melesat, turun, berputar di atas kota
yang tak pernah ku kenali. Aku melihat orang-orang besar sedang membuat pelangi
untuk dirinya sendiri. Mencampurkan tetes tangis hujan dan senyum menawan sang
mentari. Perlahan.. melayanglah warna-warni indah yang tak dapat ku lukiskan.
Ajaib!
Bintangku kembali, melesat menuju tempatnya yang nyaman dan
indah. Ia berkata “ aku tidak pernah bermain dengan pelangi. Melihatnya pun
tidak. Karna tempatku berbada dengannya. Tapi karna mereka-lah aku bisa melihat
pelangi-pelangi yang lebih indah dari yang mereka ceritakan. Ku harap, kau juga
bisa membuatkannya untukku, kawan.” Lalu ia tersenyum dan mengantarku pulang...
Tangisan bukanlah hal buruk. Karna ia adalah bagian dari
pelangi dalam hatimu... namun tanpa senyuman, hatimu akan menjadi segelap
mendung di malam hari. >> bersyukurlah... J
:)
BalasHapus